» » Heboh Seekor Monyet Jadi-jadian selalu menggendong anak kucing di pulo majeti

Parabintang.com Baru-baru ini kabar seekor monyet yang selalu menggendong kucing kemana-mana sangat menghebohkan masyarakat terutama masyarakat kota banjar dan ciamis, Keberadaan monyet tersebut di daerah pulo majeti dusun siluman baru Kota Banjar. banyak warna masyarakat berbondong-bondong ingin melihat ke absahan berita tersebut. monyet tersebut sangat jinak tidak mengganggu, memang terlihat seperti manusia dilihat dari jinaknya.

Seekor monyet menggendong anak kucing/gambah by Tati. H
Awal mulanya monyet tersebut di titipkan oleh seseorang kepada pemilik warung di sekitar pulau majeti pulau yang sangat angker. konon ceritanya monyet tersebut adalah seorang perempuan yang sangat suka sekali dengan hewan peliharaanya yaitu seekor kucing. Ayah si gadis tersebut nyegik ( bahasa sunda) atau menganut ilmu pesugihan dengan bentuk monyet.

Dalam pesugihan tersebut sang ayah di beri baju oleh gurunya dan apabila orang tersebut memakai baju tersebut akan berubah menjadi monyet. Mungkin karena lupa menaruh di sembarang tempat di cobalah pakaian tersebut oleh anak perempuanya sehingga anaknya berubah menjadi monyet, sedangkan untuk membuka baju tersebut harus dengan mantra khusus yang di berikan oleh guru ayah perempuan tersebut. sampai sekarang orang tua dari si gadis tersebut masih mencari cara supaya anaknya kembali lagi menjadi manusia sempurna.

Kalau anda penasaran ingin melihatnya langsung, anda bisa datang langsung ke pulo majeti yang berada di lingkungan siluman baru Kecamatan Purwaharja Kota Banjar. sedikit bercerita tentang situs pulo majeti, awal mulanya pulo majeti merupakan tempat berdirinya sebuah kerajaan yang bernama kerajaan onom, Situs pulo majeti tersebut berbentuk makam dengan tiga undakan dimana di puncak undakan tersebut terdapat dua pasang batu nisan setinggi 60 cm dengan bentuk persegi panjang.

Kenapa di sebut pulo, karena dahulunya pulo majeti terletak di tengah-tengah rawa yang bernama rawa onom, namun sekarang rawa tersebut sudah berubah menjadi lahan pesawahan masyarakat sekitar, namun meskipun begitu di musim penghujan sawah tersebut akan berubah menjadi rawa karena dataranya rendah dan tidak ada codetan untuk membuang air yang berlebih

About Para Bintang

Bagikan artikel ini
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post