» » » Dimulai dengan modal Rp 200 ribu kini punya 15 gerai dan omset Rp 180 juta perbulan

Berjualan Tao Sa atau sejenis Bakpia telah di rintis chandra sejak bulan april 2006. Awalnya usaha ini di bangun untuk masa tuanya ini hanya bersekala rumahan, dengan modal Rp 200.000 untuk membeli bahan baku. Sedangkan untuk pemasaran Chandra menitipkan Tao Sa buatanya ke rumah makan dan pasar tradisional di sekitar tempat tinggalnya, kawasan bumi Serpong Damai BSD, Tanggerang


Setelah usaha berlabel Tao Sa buatanya kian berjalan selama 3-4 tahun Chandra memutuskan untuk buka gerai pertama di pasar modern BSD dengan modal usaha sebesar 3.5 juta yang digunakan untuk sewa tempat sebesar 1 juta, etalase Rp. 2 juta dan perlengkapan Rp. 500 ribu. Berbeda dari tao sa klasik yang hanya di isi dengan kacang hijau kupas, Chandra menghadirkan beberapa varian baru seperti kacang hijau kulit, coklat dan keju. Bukan itu saja, tekstur kulit Tao Sa buatan Chandra juga terasa renyah di luar namun lembut di dalam.
Karena Kelezatanya kini Tao sanya kian memiliki banyak penggemar dan telah melebarkan sayap dengan 15 gerai. masing-masing gerai tersebar di kawasan Tanggerang Banten hingga Jakarta
Rencana Ke depan Walaupun telah memiliki 15 Gerai Chandra masih terobsesi untuk menambah cabang dan varian menu baru. Meskipun banyak yang berminat bekerja sama dengan Tao Sa Akian, namun Chandra enggan mewaralabakan usahanya, karena ingin lebih fokus dalam mengembangkan Tao sa Akian

About Admin Nusantara

Like and Share
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama